Buah Asli Indonesia Yang Mendunia dan Sudah Mulai Langka

Buah Asli Indonesia Yang Mendunia dan Sudah Mulai Langka

Posted on

Indonesia sampai saat ini masih menjadi salah satu negara di dunia sebagai penghasil oksigen terbesar. Jadi wajar bila begitu banyak tumbuhan buah-buahan yang melimpah di tanah air Indonesia ini. Namun sayangnya masih banyak penduduk Indonesia yang kurang mengetahui buah asli Indonesia.

Agar tidak semakin penasaran buah apa saja yang merupakan asli Indonesia, penduduk.com akan mensajikan buah asli Indonesia yang mendunia dan sudah mulai langka. Berikut daftar nama-nama buahnya:

Buah Asli Indonesia Yang Mendunia

1. Buah Belimbing atau Carambola

Buah Belimbing atau Carambola
Foto: Istimewah

Diposisi pertama buah asli Indonesia yang mendunia adalah buah Belimbing atau dalam bahasa latin bernama Carambola. Pada awalnya buah yang berasal dari Maluku ini menjadi favorit di penduduk Asia, lalu lama-kelamaan dikenal hingga ke benua Amerika, khususnya di Florida. Buah ini juga di sering dijuluki Startfruit karena bentuknya seperti bintang atau pentagram jika dibelah. Menurut lidah orang barat, rasa belimbing itu sebagai gabungan dari buah pepaya, buah jeruk, dan buah anggur.

2. Buah Duku

Buah Duku
Foto: Istimewah

Diposisi kedua buah asli Indonesia yang mendunia adalah buah Duku. Buah ini berbentuk bulat kecil dengan warna kulit kuning kecoklat-coklattan, serta daging buah berwarna putih kekuningan dan biasanya dipanen setahun sekali. Saking di cintai penduduk Indonesia, Pohon buah duku dijadikan flora identitas provinsi Sumatera Selatan. Namun sayangnya buah yang terkenal berasal dari tanah wong kito galo, Palembang ini masih terbatas beredar dan digemari di kalangan Asia, belum mampu menembus Eropa dan Amerika.

3. Buah Durian

Buah Durian
Foto: Istimewah

Diposisi ketiga buah asli Indonesia yang mendunia adalah buah Durian. Buah yang satu ini biasa dijuluki dengan King of Fruit atau si Raja Buah. Siapa sangka, buah dengan khas wangi menyengat ini pertama ditemukan di pulau Sumatera dan Kalimantan. Meskipun kulitnya memiliki duri yang begitu tajam, namun bila sudah memakan daging buahnya membuat anda serasa mabuk kepayang. Dibeberapa negara berlomba-lomba untuk membudidayakannya, bahkan hingga saat ini sudah sekitar 300 varian durian tersebar di Thailand dan seluruh dunia.

4. Buah Jambu Air

Buah Jambu Air
Foto: Istimewah

Diposisi keempat buah asli Indonesia yang mendunia adalah buah Jambu Air. Pohon Jambu Air memiliki bunga berwarna putih dan buahnya yang menyerupai bel dengan varian warnanya, seperti putih, merah dan hijau. Biasanya, jambu air yang berwarna merah memilki rasa paling manis dibanding putih dan hijau. Buah jambu air dikenal dengan nama Java Apple yang kerap dikonsumsi sebagai isian salad. Di Indonesia sendiri buah ini sering kita jumpai di dalam rujak.

5. Buah Kedondong

Buah Kedondong
Foto: Istimewah

Diposisi kelima buah asli Indonesia yang mendunia adalah buah Kedondong atau dalam bahasa latin bernama Ambarela. Buah Kedondong juga dapat kita jumpai di dalam rujak seperti buah jambu air. Selain dijadikan rujak, buah ini sering diolah menjadi manisan, hal ini tidak lepas dari banyak orang tidak menyulai rasanya. Pada awal abad 20, buah kedondong diperkenalkan ke mancanegara, mulai dari Australia sampai Jamaica. Bahkan, kedondong sempat ditanam juga di Florida, Amerika Serikat, Namun karena rasanya yang terlalu masam dan tidak cocok dengan lidah orang Amerika membuat buah ini tidak terlalu disukai.

6. Buah Manggis

Buah Manggis
Foto: Istimewah

Diposisi keenam buah asli Indonesia yang mendunia adalah buah Manggis. Buah dengan kulit yang agak sedikit keras dengan warna ungu ke hitam-hitaman dan dagingnya yang berwarna putih dengan rasa asam manis yang bikin segar, awalnya ditemukan di dataran Sunda dan Kalimantan. Buah ini mempunyai segudang manfaat, selain buahnya kulit manggis juga menyimpan khasiat. Ratu Victoria dari Inggris tergila-gila dengan buah Manggis. Mungkin karena itu pula manggis disebut sebagai ratunya buah.

7. Buah Pisang

Buah Pisang
Foto: Istimewah

Diposisi ketujuh buah asli Indonesia yang mendunia adalah buah Pisang. Pada abad ke 10 pisang dibawa ke daratan Eropa dan menyebar ke seluruh dunia termasuk Amerika Selatan yang sekarang menjadi 65 % pemasok pisang dunia. Buah pisang mempunyai segudang manfaat, tak hanya pada dagingnya saja yang dapat diolah. Batang, jantung pisang, daun, dan seluruh bagiannya bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari. Buah Pisang juga sering diolah untuk berbagai macam hidangan dessert seperti banana split, banana cake, atau banana pudding, serta yang terbaru pisang nugget.

8. Buah Rambutan

Buah Rambutan
Foto: Istimewah

Diposisi kedelapan buah asli Indonesia yang mendunia adalah buah Rambutan. Dinamakan buah rambutan mungkin karena buah yang mirip lychee ini mempunyai kulit yang berambut dengan warna merah dan hijau. Karena kulitnya yang berambut, artis Indonesia, Rafi Ahmad, phobia dengan buah rambutan. Buah yang berukuran kecil ini, memiliki rasa yang cukup manis. Buah ini juga termasuk yang paling sering kita jumpai di pasar tradisional ataupun pinggir jalan, hal ini tak lepas dari harganya yang murah meriah dan merakyat. Buah khas iklim tropis ini pernah dicoba untuk ditanam di Amerika Serikat namun tidak berhasil karena faktor cuaca yang kurang cocok.

9. Buah Salak

Buah Salak
Foto: Istimewah

Diposisi kesembilan buah asli Indonesia yang mendunia adalah buah Salak atau yang terkenal dengan nama snake fruit. Banyak yang mengira Buah salak berasal dari Thailand ataupun Malaysia, padahal Buah ini asli berasal dari Indonesia, bahkan salah satu variannya adalah salak condet, yang menjadi Identitas kota Jakarta dan kebanggan warga Jakarta. Buah salak memiliki aneka macam rasa, mulai dari yang manis, sepat, asam, atau gabungan keempatnya.

Buah Asli Indonesia Yang Sudah Langka

1. Buah Bisbul

Buah Bisbul
Foto: Istimewah

Buah Bisbul memang tergolong asing namanya di Indonesia, apalagi di telinga warga perkotaan. Banyak sebutuan untuk buah Bisbul ini, antara lain : Buah Mentega, Buah Lemak, Velvet Apple, Marit dan Kamagong.

2. Buah Buni

Buah Buni
Foto: Istimewah

Siapa yang tidak tau dengan buah Buni ini? Buah yang biasanya kita jumpai dalam campuran rujak uleg/bebek ini memiliki rasa yang manis, asam segar dan cenderung sepat. Warna buahnya yang merah dan ungu ini sangat cocok dijadikan pelengkap rujak. Buah buni memiliki nama latin Antidema thwaitesianum. Pohon buah Buni memiliki tinggi 15-30m dengan berbatang sedang tersebar luas di Asia Tenggara dan juga di Australia. Di Jawa pohon ini tumbuh liar di hutan atau dapat ditanam di halaman dan dapat ditemukan dari dataran rendah hingga 1.400mdpl.

3. Buah Carica

Buah Carica
Foto: Istimewah

Pepaya Dieng atau yang lebih dikenal dengan Buah Carica memang masih belum dikenal luas oleh masyarakat kita. Hal ini karena pohon buah yang satu ini tidak bisa tumbuh disembarang tempat. Tanaman yang masih bersaudara dengan buah pepaya ini hanya tumbuh subur di dataran tinggi saja, sekitar 1.500–3.000 mdpl.

4. Buah Cempedak

Buah Cempedak
Foto: Istimewah

Buah Cempedak ialah buah yang sekilas menyerupai buah nangkai, namun diantara ke dua buah tersebut masih ada perbedaan yang bisa Anda identifikasi. Buah nangka mempunyai bentuk agak bulat, sedangkan buah cempedak cenderung lebih lonjong dan panjang. Buah ini berwarna hijau pada bagian kulitnya dan kuning untuk daging buahnya. Selain lezat untuk dikonsumsi, ternyata buah cempedak menyimpan banyak khasiat.

5. Buah Cermai

Buah Cermai
Foto: Istimewah

Buah cermai memiliki nama ilmiah Phyllanthus acidus. Buah ini juga memiliki banyak sebutan tergantung daerahnya, seperti ceremoi (Aceh) dan mayom (Thailand).

Buah ini ukurannya relatif kecil dan memiliki bentuk unik seperti buah belimbing wuluh dengan bentuk bulat. Buah ini berwarna hijau muda dan rasanya sangat masam, biasanya dijadikan sebagai bahan rujak, atau diolah menjadi manisan dan asinan.

6. Buah Ciplukan

Buah Ciplukan
Foto: Istimewah

Tumbuhan ciplukan merupakan tumbuhan semak yang tumbuh secara liar dan buahnya dapat kita konsumsi, rasanya yang enak serta buah nya yang unik, memudahkan untuk dikenali jenis buah ini. Tak hanya bentuk buah yang unik, buah ini juga mempunyai sebutan lain dari Ciplukan. Diantaranya di Jawa Barat ia lebih sering disebut “Cecenet”. Tanaman yang mempunyai nama latin Physalis Angulata biasa tumbuh di tanah persawahaan ataupun perkebunan petani.

7. Buah Gandaria

Buah Gandaria
Foto: Istimewah

Buah gandaria atau dalam istilah latinnya Bouea macrophylla Griffith merupakan buah khas Indonesia dan juga Malaysia. Buah ini bisa tumbuh subur di daerah tropis. Maka tak heran jika banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara. Gandaria dibagi menjadi dua warna, hijau dan kuning. Pada Buah Gandaria yang berwarna hijau berarti buah tersebut belum matang namun sering dijakian olahan makanan pelengkap manisan atau rujak. Sedangkan buah gandaria yang sudah matang berwarna kuning dan bisa langsung dikonsumsi.

8. Buah Genitu atau Kenitu

Buah Genitu atau Kenitu
Foto: Istimewah

Buah Kenitu atau Genitu adalah salah satu buah yang langka, terutama jika tidak pada musimnya. Buah kenitu mempunyai nama ilmiah Chrysophyllum cainito. Penduduk Lampung sering menyebutnya sawo manila, sedangkan penduduk Jawa Timur menyebutnya manecu atau sawo hijau.

9. Buah Gowok atau Kupa

Buah Gowok atau Kupa
Foto: Istimewah

Buah Gowok atau kupa yang mempunyai nama latin Syzygium polycephalum merupakan tanaman jenis jambu yang merupakan tumbuhan asli Indonesia. Gowok memiliki pohon yang tidak terlalu tinggi saat sudah berbuah, sekitar 10-20 meter. Buah gowok berbentuk bulat dan berwarna hijau ketika masih mentah dan berubah menjadi merah hingga ungu kehitaman setelah matang.

10. Buah Jamblang atau Duwet

Buah Jamblang atau Duwet
Foto: Istimewah

Buah jamblang atau yang biasa di sebut buah duwet merupakan salah satu buah yang sudah sangat langkah keberadaanya. Buah ini mempunyai nama ilmiah Eugenia cumini yang termasuk tumbuhan Euphorbiaceae. Buah duwet atau jamblang memiliki tekstur ciri yang kecil sedikit lonjong dan memiliki warna yang sangat menonjol sehingga buah ini tergolong buah yang kaya akan sumber vitamin c dan kaya akan kandungan zat anti oksidan.

11. Buah Jambu Bol

Buah Jambu Bol
Foto: Istimewah

Buah Jambu bol merupakan salah satu jenis buah jambu yang mempunyai warna merah dengan ukuran yang lumayan cukup besar. Buah ini juga sudah cukup dikenal hampir di seluruh wilayah di Indonesia, banyak ragam penyebutan buah ini di setiap daerah di indonesia, sepert Orang Minangkabau menyebut buah jambu bol ini dengan nama jambu jambak. Sedangkan di Makassar, buah ini dinamakan jambu bolo. Warna daging buah jambu bol cenderung putih dengan rasa yang cukup manis.

12. Buah Kecapi

Buah Kecapi
Foto: Istimewah

Buah Kecapi merupakan salah satu jenis buah langka yang mempunyai nama lain sentul dan ketuat. Buah kecapi mempunyai nama ilmiah Sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr.

Diduga buah kecapi berasal dari wilayah Indocina dan Semenanjung Malaya, lalu masuk ke Indonesia dan beberapa negara lainnya. Buah ini mempunyai bentuk yang pipih dengan diameter sekitar 5-6 cm. Kulit buah ini berwarna kuning keemasan dan memiliki bulu halus. Buah ini mempunyai rasa yang manis dan masam.

13. Buah Keledang

Buah Keledang
Foto: Istimewah

Buah Keledang atau biasa disebut bangsal, binturung, bunon, kayu dadak ini mempunyai nama latin Artocarpus lanceifolius Roxb. Buak Keledang adalah salah satu jenis buah langka dari wilayah Kalimantan dan saat ini keberadaannya mulai punah dan terlupakan seiring dengan mulai habisnya hutan-hutan alami. Buah ini tergolong dalam suku nangka-nangkaan (Moraceae) berkerabat dengan nangka, mentawa, cempedak dan lain-lain.

14. Buah Kelubi

Buah Kelubi
Foto: Istimewah

Buah Kelubi atau biasa disebut asam kelubi memiliki nama latin Eleiodoxa conferta. Buah kelubi merupakan sejenis tumbuhan dari jenis palma yang terdapat di wilayah Asia Tenggara. Kelubi juga biasa disebut salak rimba. Di daerah Sumatera Selatan, tepatnya di daerah Ogan Komering Ilir, kelubi ini digunakan untuk campuran sambal terasi. Sedangkan di Kalimantan Timur, buah kelubi sering dijadikan sebagai manisan.

15. Buah Kemang

Buah Kemang
Foto: Istimewah

Buah kemang ialah salah satu jenisi buah langka yang sudah jarang kita jumpai saat ini. Yah meskipun dibilang langkah langka, ternyata buah ini punya banyak manfaat dan khasiat yang bagus untuk kesehatan manusia. Buah kemang sendiri berasal dari daerah sesuai dengan namanya, yaitu Kemang, Jawa Barat.

16. Buah Kemayau

Buah Kemayau
Foto: Istimewah

Buah Kemayau adalah salah satu buah langka Indonesia, khususnya daerah Kalimantan yang sudah sangat jarang ditemukan akibat semakin menyempitnya hutan alami. Kulit luarnya yang berwarna hitam dibuang dan dagingnya dimakan. Biasanya paling enak dimakan dengan dicampur madu atau gula merah.

17. Buah Kemunting

Buah Kemunting
Foto: Istimewah

Buah kemunting mempunyai nama latin Melastoma Affine. Buah Kemunting juga memiliki banyak sebutan sesuai daerahnya masing-masing, seperti di Jawa Barat mempunyai sebutan Sabrang, di Sumatera Selatan mempunyai sebutan Haramonting, di Kalimantan mempunyai sebutan Senduru, dan di Minang mempunyai sebutan Karamuntiang. Pohon buah ini biasanya tumbuh di atas bukit, khususnya di tanah yang liat dan bercampur pasir.

18. Buah Kepel

Buah Kepel
Foto: Istimewah

Banyak penduduk meyakini buah kepel merupakan buah yang berasal dari Jogjakarta. Buah Kepel juga mempunyai nama lain yakni buah Burahol. Sekilas buah Kepel hampir menyerupai buah Sawo, yang membedakan keduanya adalah bentuk buah Kepel lebih besar dibandingkan dengan buah Sawo.

19. Buah Lahung

Buah Lahung
Foto: Istimewah

Buah Lahung memiliki nama latin Durio dulcis. Buah ini adalah salah satu buah endemik hutan Kalimantan, yang tersebar hampir ke seluruh wilayah Kalimantan hingga wilayah Sabah, Malaysia. Buah lahung ini sekilas bentuknya mirip dengan durian, namun ciri khas dari buah lahung adalah memiliki kulit dan duri yang berwarna merah kehitaman dan berbau tajam.

20. Buah Lai

Buah Lai
Foto: Istimewah

Buah Lai atau Elai merupakan salah satu jenis buah endemik Kaminatan selain buah lahung. Buah ini sering ditemukan di wilayah Kalimantan Timur dan juga di Kutai Kartanegara, buah Lai sekilas mirip sekali seperti buah durian pada umumnya. Di Kalimantan sendiri buah ini lebih dikenal dengan sebutan buah Pampakan.

21. Buah Manau

Buah Manau
Foto: Istimewah

Buah manau atau dalam bahasa latin Calamus manan Miq merupakan buah dari pohon rotan. Buah manau ini banyak sekali ditemukan di wilayah Kepulauan Bangka, Kepulauan Belitung, Pulau Sumatra, dan Kalimantan. Buah ini mempunyai rasa yang masam dan ada sedikit manisnya, biasanya diolah menjadi asinan. Bentuk buahnya lonjong mengerucut ke ujung dan kulitnya seperti buah salak

22. Buah Manggis Putih

Buah Manggis Putih
Foto: Istimewah

Buah manggis atau dalam bahasa latin Garcinia mangostana atau biasa disebut sebagai ratu buah tropis “queen of tropical fruit” ini mempunyai banyak varian. Selain berwarna ungu, ternyata manggis juga ada yang berwarna putih. Manggis putih dapat kita jumpai di daerah Lingsor, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Kabarnya, buah manggis putih ini merupakan peninggalan dari raja-raja Bali yang pernah berkuasa di Lombok pada abad ke 18 yang lalu.

23. Buah Matoa

Buah Matoa
Foto: Istimewah

Buah matoa atau dalam bahasa latin Pometia pinnata merupakan salah satu buah khas dari provinsi Papua. Pohon ini termasuk golongan pohon besar dengan tinggi mencapai 18 meter dengan diameter 100 cm. Buah matoa mempunyai ukuran yang kecil, berwarna hijau saat masih muda dan berwarna kuning kehitaman saat matang.

24. Buah Menteng

Buah Menteng
Foto: Istimewah

Buah menteng atau dalam bahasa latin Baccaurea racemosa. Buah ini biasa disebut kemundung atau kepundung yang bentuknya mirip dengan buah duku, bentuk bulat dan kulitnya halus. Daging buahnya hanya sedikit karena bijinya besar. Rasa buah menteng ini biasanya masam, meski ada juga yang manis.

25. Buah Mundu

Buah Mundu
Foto: Istimewah

Buah Mundu atau dalam bahasa latin Garcinia dulcis merupakan buah yang berasal dari Indonesia, khusunya pulau Jawa dan Kalimantan serta Filipina. Buah ini berkerabat dekat dengan buah manggis. Masyarakat Jawa biasa menyebut buah mundu dengan sebutan baros atau klendeng, orang Minahasa menyebut buah mundu dengan sebutan mamundung, sedangkan daerah Sunda menyebut buah mundu dengan sebutan jawura.

26. Buah Rambai

Buah Rambai
Foto: Istimewah

Buah Rambai merupakan buah asli yang berasal dari kawasan Asia Tenggara. Setiap pohon buah Rambai berbuah, jumlah yang dihasilkan cukup banyak. Sekilas buah ini mirip sekali dengan buah Duku, bentuknya yang kecil serta kulitnya berwarna coklat ke kuning-kuningan dan rasanya yang manis. Sangat cocok untuk dijadikan cemilan.

27. Buah Rambusa

Buah Rambusa
Foto: Istimewah

Buah Rambusa merupakan salah satu tumbuhan yang tumbuh merambat, jenis buah ini tumbuh liar dan sering ditemukan di daerah pedesaan. Wajar bila masyarakat Indonesia belum terlalu mengenal buah ini. Buah Rambusa sendiri memiliki ukuran yang kecil dan mempunyai warna yang kuning dengan rasa mix antara asam dan manis. Buah Rambusa Juga bisa dinikmati langsung meski baru dipetik dari pohonnya.

28. Buah Rukem

Buah Rukem
Foto: Istimewah

Buah Rukem memang kedengarannya sangat asing di telinga penduduk Indonesia. Padahal buah Rukem merupakan tanaman endemik Indonesia dan keberadaanya sudah mulai langkah. Buah ini dapat ditemukan di Sumatera dan Bangka Belitung, pohonnya sendiri di penuhi dengan duri.

29. Buah Rumbia

Buah Rumbia
Foto: Istimewah

Buah Rumbia atau dalam bahasa latin Metroxylon sagu merupakan tumbuhan sejenis palma penghasil tepung sagu. Pohon rumbia biasa tumbuh di rawa-rawa air tawar, aliran sungai dan di lingkungan hutan-hutan dataran rendah sampai ketinggian sekitar 700 mdpl. Rumbia ini banyak dijumpai di hutan-hutan Kalimantan. Buahnya berbentuk bulat dan bersisik, hampir mirip dengan kulit salak, tapi ruasnya lebih besar. Buahnya berisi biji dan bobotnya ringan.

30. Buah Sawo Kecik

Buah Sawo Kecik
Foto: Istimewah

Buah Sawo kecik memiliki nama ilmiah Manikara kauki, buah ini termasuk keluarga sawo-sawoan (Sapotaceae). Buah ini sering disebut juga sebagai Sawo Jawa, namun juga banyak sebutan lain tergantung daerahnya, seperti di India disebut dengan Khirni dan di Thailand disebut Lamut Sida. Menurut filosofi Jawa, buah ini diidentikkan dengan “sarwo becik” yang artinya serba baik. Di Yogyakarta, buah sawo kecik ini dijadikan pertanda bahwa orang yang menanamnya adalh abdi dalem keraton.

Banyak faktor yang menyebabkan buah asli Indonesia hampir punah, salah satunya karena penebangan hutan secara liar oleh masyarakat atau perusahaan yang tidak bertanggung jawab untuk mementingkan keperluannya sendiri.

Seharusnya sebagai warga negara Indonesia yang baik kita harus bersyukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa atas melimpahnya berbagai macam buah di Indonesia, dan sudah sepatutnya kita harus melestarikan buah asli Indonesia agar semakin di kenal dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *